Thursday, May 18, 2017
Cara Service Lampu Hemat Energi
Cara Service Lampu Hemat Energi

- Obeng Minus : untuk mencongkel casing lampu
- Solder.
- Timah / tenol
- Multitester / AVO Meter
- Kabel secukupnya.

- Buka Casing Lampu Hemat Energi dengan mencongkelnya menggunakan obeng.
- Lepas Neon dari rangkaiannya, kemudian test neon dengan menggunakan Multitester. Ada dua kutub pada neon, ukur masing-masing dengan menggunakan batas ukur OHM Meter x1. Kalau neon masih bagus maka masing-masing jika diukur akan menunjukkan angka sekitar 2-8 ohm. Kalau salah satu kutub / ujung ada yang putus / tidak menunjukkan angka maka berarti neon sudah rusak / putus. Cara mengakali jika neonnya yang putus silahkan baca di bagian bawah.
- Kalau neonnya bagus, berarti kerusakan ada di rangkaiannya.


- Elco Filter setelah dioda bridge, biasanya melembung, ganti dengan elco 10uF / 350-400 volt
- Resistor 2,2 - 10 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki emitor transistor )
- Resistor 15 - 20 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki basis transistor )
- Transistor type MJE 13003 : 2 buah
- Bila semua komponen itu bagus dan lampu masih mati, ganti saja kondensator tantalum 3,9nF - 4nF/1200volt, walaupun kelihatan tidak rusak. kondensator tersebut berfungsi sebagai starter lampu. (kondensator ini langsung terhubung ke salah satu kutub neon.
- Siapkan Neon biasa merk Philips 10-15 watt (harga 6-8 rb) untuk pengganti neon yang rusak.
- Hubungkan kedua kutub neon dengan rangkaian sesuai dengan gambar di bawah ini.



Semoga bermanfaat.
Go to link Download
Thursday, March 2, 2017
Cara pindah hosting cepat dan efisien serta hemat bandwidth
Cara pindah hosting cepat dan efisien serta hemat bandwidth
Adsense baru saja mengjijinkan iklanya untuk tampil pada website berbahasa indonesia. Mungkin ada diantara kita yang ingin fokus ke visitor indonesia dan mengabaikan visitor luar negeri. Jika memang seperti itu maka ada baiknya server kita pakai yang IIX saja. Dengan tujuan agar website lebih mucah diakses oleh visitor dalam negeri. tapi harus diingat, dengan menggunakan server IIX maka visitor anda yang berdomisili di luar negeri misalnya eropa akan lebih lambat ketika mengakses website anda. Permasalahanya bagaimana cara pindah hosting yang cepat dan efisien? mengingat beberapa dari para blogger sudah memliki puluhan bahkan ratusan website. Jika harus pindah server secara manual yaitu dengan cara download file dari server lama kemudian upload lagi ke server baru pasti akan memakan waktu yang sangat lama dan menghabiskan banyak bandwidth.
Untuk mengatasi hal ini ada cara pindah hosting yang cukup mudah dan cepat, serta hemat bandwidth. Ada 2 cara yang pertama adalah dengan menggunakan script php dan yang kedua adalah dengan ssh.
Kedua cara ini telah kami bahas pada artikel sebelumnya. Silahkan Anda search menggunakan kolom pencarian pada website kami dengan kata kunci "ssh", "pindah hosting", "hosting ssh", "membuat server hosting", atau "tutorial web hosting".
Semoga membantu.
Go to link Download